Posted by: andokokeuangan | May 18, 2012

Kartu Kredit Anda, Gaya Hidup atau Kebutuhan ?

Klien saja mengeluh karena suami dan orangtuanya ternyata terjerat dengan kartu kredit dalam jumlah yang cukup fantastis.

Suaminya memiliki hutang kartu kredit hingga Rp 20 jutaan, sementara orangtuanya memiliki hutang kartu kredit hingga mencapai Rp 46 juta yang tersebar ke beberapa kartu kredit.

Bayangkan berapa bunga yang harus dibayar oleh klien saya setiap bulan, jika bunga kartu kredit mencapai 3,5 % per bulan atau 42 % per tahun?

Kerabat dekat saya juga mengalami hal yang sama karena memiliki hutang kartu kredit hingga Rp 20 jutaan sehingga setiap bulan otaknya harus berputar dan membuat pusing kepala untuk membayar cicilannya.

Semua itu nyata, dan hal itu dapat terjadi pada diri Anda.

Pada suatu seminar yang pernah saya adakan, saya meminta para peserta untuk menuliskan tujuan keuangan mereka. Tujuan keuangan yang dituliskan terdiri atas : tujuan jangka pendek , jangka menengah dan jangka panjang.

Salah satu peserta mengatakan dengan jujur bahwa dia ingin dalam 1 tahun kedepan melunasi hutang kartu kreditnya.

Kartu kredit anda, jika terus digesek dan hanya dibayar tagihan minimumnya saja pasti akan menimbulkan hutang.

Salah satu fasilitas keuangan yang sering menimbulkan masalah adalah Kartu Kredit.

“Gaya hidup tinggi + tawaran kredit menggiurkan = financial trap. Hati-Hati ! ”

Financial Trap : Jebakan untuk seseorang yang tidak dapat memanfaatkan fasilitas keuangan secara bijak. Financial trap terjadi ketika anda tetap berkutat dengan bunga hutang, sementara investasi anda tak ada artinya.

Banyak masalah yang akan timbul jika kita tidak bijaksana dalam menggunakan kartu kredit.

Stress akan timbul jika telepon yang terus berdering dari bank menagih hutang kartu kredit yang tak kunjung dilunasi.

Wajah kusut dan sakit kepala akan melanda karena banyak hal-hal yang dipikirkan. Atau percekcokan kecil yang dapat memicu menjadi masalah yang besar.

“Kartu Kredit adalah alat, kartu kredit dapat merugikan atau menguntungkan si pengguna.”

Beberapa pemegang kartu kredit yang dapat memanfaatkan kartu kredit dengan bijak, menggunakannya hanya untuk kebutuhan darurat (misalnya berobat, belanja mendadak).

Kartu kredit dapat digunakan sebagai dana talangan untuk biaya melahirkan, jika perusahaan anda hanya mengganti biaya persalinan dengan cara reimburse.

Kartu kredit dapat digunakan untuk membeli buku-buku yang bermanfaat.

Kartu kredit dapat digunakan untuk menikmati menu restoran rekomendasi (dengan diskon menarik tentunya).

Kartu kredit dapat digunakan untuk hal yang berguna dan tidak akan merugikan sepanjang kita melunasi jumlah tertagih sebelum jatuh tempo sehingga tidak perlu membayar bunga.

Salam.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: