Posted by: andokokeuangan | November 1, 2013

Be Financial Planner

Ketika anda memilih untuk menjadi seorang perencana keuangan, anda memilih kehidupan yang penuh tantangan dan kerja keras.

Profesi perencana keuangan membuat anda menjadi seperti memiliki pekerjaan impian karena anda akan memiliki kemampuan mengelola keuangan anda dan klien, anda akan mencintai pekerjaannya, anda akan memiliki banyak networking dan ada orang yang akan membayar apa yang anda lakukan.

Maka Pikirkan sebuah peta jalan menuju profesi perencana keuangan, sebuah profesi impian anda.

Dan Ketahui beberapa cara untuk menjadi perencana keuangan yang sukses

Posted by: andokokeuangan | August 14, 2013

Trainer Soul In You

Trainer Soul in You

Oleh : M.Andoko*

Apakah anda senang jika idenya didengarkan banyak orang ?

Apakah anda senang jika apa yang disampaikan memberikan inspirasi buat beberapa orang ?

Apakah anda senang jika yang anda sampaikan bisa memberikan nilai tambah buat orang lain ?

Apakah anda senang memberikan ilmu dan pengalaman untuk orang lain ?

Jika jawaban anda ya maka anda memiliki jiwa sebagai seorang trainer.

Untuk menjadi seorang trainer atau pembicara publik maka anda perlu mempelajari tentang teknik mengajar dan menguasai bidang yang anda geluti sehingga apa yang anda sampaikan bisa diterima dengan mudah oleh pendengar atau audiens anda.

Tentu saja tidak semua orang suka atau senang menjadi seorang trainer karena membutuhkan ketrampilan maupun keberanian untuk bisa tampil di depan orang banyak.

Sebenarnya semua ketrampilan di dunia bisa dipelajari asalkan kita mau belajar.

Seorang trainer bisa memberikan manfaat buat banyak orang seperti :

1. Inspirasi

Beberapa trainer di dunia maupun di kancah nasional banyak yang memberikan inspirasi kepada seseorang untuk berubah, walaupun perubahan itu sebenarnya datang pada diri orang tersebut namun seorang trainer bisa memberikan sumbangsih dalam bentuk kesadaran terhadap seseorang. Perubahan bisa terjadi ketika seseorang mau sadar untuk berubah.

2. Nilai Tambah

Seseorang yang memiliki ketrampilan teknis dan pada saat yang bersamaan juga bisa menyampaikan kepada orang banyak dengan lugas, sederhana dan diterima dengan mudah tentunya memiliki nilai tambah buat dirinya maupun untuk orang lain. Nilai tambah tersebut membuat orang menjadi lebih mengerti, paham, cerdas dan bisa memberikan efek bola salju apabila yang disampaikan memberikan kebaikan .

3. Mengajar

Tidak semua orang suka mengajar tetapi ada beberapa orang yang juga suka mengajarkan ilmu dan pengalamannya kepada orang lain. Mengajar sendiri membutuhkan ketrampilan khusus dan ketrampilan komunikasi . Seorang trainer mau tidak mau juga harus bisa mengajar untuk diri sendiri maupun untuk orang lain. Mengajar dengan cara memberikan contoh atau tindakan akan jauh lebh baik dibandingkan hanya sekedar menyampaikan.

4. Mendirikan perusahaan

Apabila anda sudah semakin dikenal oleh masyarakat maupun media melalui ide dan gagasan anda bukan tidak mungkin anda akan kebanjiran order untuk diundang perusahaan, media cetak, komunitas ataupun Event Organizer untuk memberikan ilmu dan pengalaman anda kepada publik. Dengan demikian cuap-cuap anda bisa menjadi bisnis buat anda. Inilah saatnya anda mendirikan perusahaan sehingga anda bisa mengelola lebih baik lagi . Dan pada saat yang bersamaan anda juga memberikan penghasilan untuk orang-orang yang bekerja untuk anda

5. Membentuk komunitas

Komunitas memberikan pengaruh yang luar biasa saat ini terhadap bisnis maupun masyarakat. Seorang trainer karena banyak memberikan ide dan gagasan bisa juga membentuk suatu komunitas dari tema, maupun peserta yang pernah mengikuti materi yang disampaikan . Kelebihannya lagi anda selalu bisa berinteraksi dengan orang-orang yang pernah mengenal anda

6. Memberikan pengaruh besar

Melalui ucapan dan tindakan yang dilakukan seorang trainer bisa memberikan banyak pengaruh besar terhadap seseorang. Bukan tidak mungkin para peserta yang pernah mengikuti training anda akan menjadi fans berat anda layaknya seperti seorang artis.

Jika begitu banyak manfaat yang bisa anda berikan kepada orang lain , akankah anda diamkan saja jiwa trainer anda ?

*Penulis adalah seorang financial trainer sekaligus perencana keuangan independen

Posted by: andokokeuangan | August 9, 2013

Tradisi Bagi Uang Lebaran dan Efek Psikologis Anak

Tiap Hari Raya Lebaran..Ingatan saya kembali ke masa kecil, saat uwak saya memberikan beberapa lembar uang baru yg masih wangi dan kaku pada saat Hari Raya. Sampai saat ini akan selalu teringat di memori saya momen pemberian uang yang dilakukan oleh uwak pada saya. Sekarang, tiap saya ketemu uwak, saya selalu ingat kebaikannya dan berusaha unuk memberinya hadiah apapun bentuknya.

Nah, mungkin pengalaman tiap orang berbeda ya sehubungan dengan pemberian uang ini. Hubungannya sama Lebaran, tradisi membagikan uang masih berlanjut di saat-saat ini kepada saudara dan handai taulan. Kegiatan seperti ini ternyata bukan hanya menjadi tradisi di Indonesia, melainkan dilakukan muslim di seluruh dunia.

Muslim dunia paling banyak memberi kepada orang-orang yang mereka kasihi dan juga berbagi dengan cara beramal ataupun menyumbang kepada masjid atau orang lain yang membutuhkan. (Western Union)

Jika dipersentase :
– Pemberian dalam bentuk uang tunai sangat disukai (89%)
– Pemberian dalam bentuk barang lain (30%)
– Paket makanan dan minuman (61%)

Efek Psikologis Tradisi Bagi-Bagi Uang Lebaran

1. Bagi si Pemberi

Si pemberi uang, tiap tahun mau gak mau harus siapin sejumlah uang untuk dibagikan. Ada yang beranggapan ini adalah momen bagi-bagi rejeki ada, akan tetapi ada juga yang menganggap ini sebagai satu keharusan.

2. Bagi si Penerima

Si penerima uang mau gak mau akhirnya jadi terbiasa dengan tradisi bagi-bagi uang dan terbiasa asyik untuk selalu diberi uang.

Timbul Efek Ketagihan, dan ada kemungkinan akan menagih jika tidak diberi.

Nah, sekarang bagaimana Kiatnya Agar Tradisi Bagi-Bagi Uang Lebaran berdampak Positif buat Anak ? Simak beberapa hal yang dapat Anda lakukan.

1. Jadikan Tradisi Membagi Uang Lebaran sebagai Reward Anak atas usahanya berpuasa.

2. Jangan Paksakan Diri untuk memberi uang

Bagi Anda yang sudah mempunyai penghasilan, janganlah selalu beranggapan bahwa “memberi uang” itu adalah satu kewajiban. Niat ikhlas kita untuk memberi, sebenarnya boleh diwujudkan dalam bentuk apapun koq, ya buku, mainan, baju, makanan apapun itu intinya memberikan “kenangan” untuk orang yang kita sayang.

3. Sesuaikan Kondisi Keuangan

Bila memang memungkinkan untuk memberi hadiah, lihat apakah Anda memang perlu memberikan hadiah tersebut. Apakah dengan hadiah tersebut seseorang jadi lebih termotivasi untuk melakukan hal-hal yang sudah menjadi kewajibannya?

4. Ajarkan Konsep Earn-Save-Spend-Donate pada anak

Konsep ini sangat penting, yang menjelaskan bahwa uang itu adalah alat tukar yang sahn dan untuk mendapatkan uang, seseorang harus berusaha (earn) bukan semata mata menerima pemberian orang (receive).

Setelah earn, maka yang harus terjadi selanjutnya pada uang ideal adalah : save – spend – and donate. Bahwa setelah uang diperoleh dari hasil kerja kreasi kita, uang tersebut harus dapat diinvestasikan, dibelanjakan sesuai kebutuhan, bukan semata-mata keinginan, dan uang tersebut menjadi sarana kita untuk berbagi / donasi kepada orang lain.

Nah, tradisi bagi-bagi uang lebaran ini adalah salah satu bentuk “donate”

5. Tanamkan paradigma kepada anak bahwa uang adalah selalu menjadi sebuah benda yang sifatnya netral. Paradigma ini dapat ditanamkan pada anak agar kelak dewasa nanti, pintar kelola uang serta dapat paradigma yang luas tentang perolehan uang bukan semata-mata dari hasil meminta, akan tetapi hasil pencarian dan investasi.

Ada baiknya Lebaran ini dimanfaatkan untuk saling berbagi, sempatkan diri untuk mengumpulkan pakaian bekas layak pakai untuk disumbangkan kepada tetangga-tetangga atau orang yang membutuhkan.

Setiap malam takbiran, ajak anak yatim di dekat rumah untuk berbuka puasa bersama.

Ingat Hakikat Idul Fitri yang berarti kembali suci.

Posted by: andokokeuangan | July 26, 2013

Training The Trainer

Workshop Train The Trainer

Anda ingin menjadi trainer?

Anda ingin menguasai pengelolaan kelas?

Anda ingin mahir dalam pembelajaran untuk orang dewasa?

Anda ingin meramu ragam metode pembelajaran termasuk belajar melalui pengalaman?

Anda ingin terampil merancang modul training?

Anda ingin menguasai diri Anda sehingga mampu membuat pembelajaran yang menyenangkan?

Anda bersedia investasi biaya dan memanfaatkan waktu 2 hari 1 malam untuk menguasai semuanya?

Bila semua jawaban Anda Ya, silakan bergabung dengan kami, pada workshop “Training The Trainer”,

12-13 September 2013,

di Hotel Sahati Jakarta Selatan.

Materi yang tercakup :
a. Training dan Development
b. Training dan cara pembelajaran lainnya (Tutoring, Coaching, Counseling, Mentoring)
c. Metode Pembelajaran Orang Dewasa (Andragogi)
d. Metode Pembelajaran (Membaca buku, Ceramah, Tanya jawab, Diskusi, Eksperimentasi, Belajar Pengalaman terstruktur)
e. Media Pembelajaran (white/blackboard, Flipchart, OHP)
f. Pembuatan Rencana Pembelajaran
g. Pembuatan Modul Pembelajaran
h. Pengenalan Diri, Peserta, Kelas
i. Blocking
j. Dramaturgi
k. Suara-Nada-Tempo-Irama-Volume-Jeda
l. Mengajukan Pertanyaan (Terbuka, Tertutup, Mengarahkan, Retorik, Dialog Sokrates, Clean Language)
m. Komunikasi hipnotik (Metaphor)
n. Simulasi pembelajaran
o. Mengukur efektifitas training
p. Trainer as a business

Pemandu Pembelajaran :

1. Drs. Asep Haerul Gani, psikolog,
Human Capital Coach

HR Executive di Multinational Company,

2 kali memperoleh HR Excellent Award dlm bidang Training&Development,

pionir di Indonesia untuk pembelajaran Ericksonian Hypnotherapy,

Self Relations Pyschotherapy,

Humor Group Therapy,

Clean Language&Clean Space,

Financial Psychological Coach.

2. M. Andoko MM CFP QWP AEPP,
Independent Certified Financial Planner

Presiden Director OneShildt Financial Planning dan Koordinator CFP Program di Binus Business School.

Co Founder Komunitas Cerdas Keuangan serta Chairman Independent Financial Planner Club.

Perencana keuangan yang meraih Rekor Muri untuk talkshow pertama di kereta berjalan bersama Harian Kontan dan PT Kereta Api Indonesia.

Pembicara di berbagai perusahaan financial services dan non financial services serta pernah mengajar di Universitas seperti UI, SBM ITB, Binus Business School, IBII, IPIMI Business School.

Pembicara di beberapa event nasional di Indonesia Finance Economic Forum (IFEF 2012 – 2013 ) dan IFPC Expo ( 2012 -2013 )

Pendaftaran dan pembayaran:
Bank Mandiri cab Pondok Indah
An Erlina Juwita
No rek : 127 000 4455 372
( Setelah transfer harap sms ke 0838 98 32 32 11 atau email ke erlrights@yahoo.com )

Harga Normal Rp 3 juta,
Early Bird untuk 10 orang pertama Rp 2,25 jt

Posted by: andokokeuangan | July 25, 2013

Mengelola Bonus THR

Bonus THR yang anda terima tahun ini cukup unik karena pada saat yang bersamaan hampir berbarengan dengan masuknya anak-anak ke sekolah dan naiknya bahan-bahan pokok akibat kenaikan BBM serta puasa.

Bonus THR tersebut tentunya harus anda kelola sebaik mungkin sehingga tidak hilang begitu saja dengan konsumsi.

Berikut ini adalah beberapa alternatif Bonus THR yang bisa anda gunakan sebagai berikut :

1. Zakat

Sebagian Bonus THR bisa digunakan untuk membayar zakat yang biasa dilakukan oleh kaum muslimin. Zakat yang dibayarkan tergantung dari seberapa banyak penghasilan anda. Jika anda ingin zakat yang dibayarkan menjadi pengurang pajak anda maka anda bisa membayar zakat pada suatu badan atau institusi yang ditunjuk oleh pemerintah seperti BAZIS, KPPU dan Dompet Dhufa. Bukti pembayarannya bisa anda simpan sehingga bisa dijadikan pengurang penghasilan anda.

2. Memberikan Bonus THR untuk orang-orang yang bekerja di rumah

Orang-orang yang bekerja di rumah anda seperti Asisten rumah tangga, babysitter, supir dan yang lainnya perlu anda pikirkan untuk menerima bonus THR juga.

3. Menutupi untuk biaya pada bulan puasa

Bulan puasa tanpa anda sadari memberikan implikasi kepada biaya rumah tangga menjadi lebih besar karena harga-harga barang ataupun belanja menjadi lebih mahal. Apalagi untuk tahun ini pemerintah menaikkan harga BBM pada saat menjelang puasa sehingga harga barang ataupun harga kebutuhan pokok menjadi mahal. Anda ambil contoh harga cabai bisa mencapai sama dengan harga daging sebesar Rp 100.000 . Dua komoditas tersebut akan anda gunakan pada saat bulan puasa maupun lebaran. Kenaikan harga tersebut pastinya akan mempengaruhi kebutuhan rumah tangga anda.

4. Mudik lebaran

Bagi anda yang menikmati lebaran di daerah maka mudik lebaran menjadi tradisi di bulan puasa ini. Bonus THR bisa membantu anda untuk membiayai mudik lebaran. Terkadang biaya mudik lebaran sekeluarga bisa cukup besar karena hampir semua keluarga ikutan mudik lebaran. Apalagi jika anda menggunakan transportasi umum seperti bus, kereta, pesawat karena yang menjadi patokan adalah harga tiket per orang. Bagi anda yang sudah jelas pulang kampung nya alternatif pemesanan tiket jauh-jauh hari bisa meminimalkan biaya tiket perjalanan. Sementara bagi mereka yang belum jelas kepulangannya bisa mempengaruhi budget pembelian tiket. Selain tiket tentu saja ada biaya lain seperti akomomodasi, makan dan minum, oleh-oleh maupun dana untuk uang lebaran yang diberikan untuk keluarga di kampung

5. Investasi

Bagi anda yang merayakan lebaran tanpa pulang mudik lebaran, maka ada beberapa budget yang lebih dan bisa dijadikan alternatif untuk investasi setelah digunakan untuk budget budget lainnya. Bisa jadi ini awal bagi anda yang belum pernah investasi sama sekali untuk memulainya. Apalagi untuk tahun ini harga-harga dari produk investasi lebih murah dibandingkan tahun lalu seperti emas atau pasar modal sehingga untuk sejumlah uang yan sama anda bisa mendapatkan jumlah yang lebih banyak. Buat yang sudah memiliki investasi bisa juga dilakukan untuk menambah investasi yang ada. Tentunya tidak semua uang bonus THR anda gunakan untuk investasi melainkan ada yang tetap anda sisakan untuk masa yang akan datang. Dan pada saat yang bersamaan anda sedang membangun kebiasaan baru untuk selalu menyisihkan sebagian bonus THR untuk masa depan.

6. Pengganti untuk biaya pendidikan anak

Tahun ajaran baru untuk anak-anak hampir berbarengan dengan penerimaan bonus THR terutama untuk anda yang anaknya baru diterima di perguruan tinggi. Bonus THR ini tentunya menjadi alternatif untuk pendanaan untuk pendidikan anak. Namun demikian bagi orangtua yang sudah menyiapkan dana pendidikan maka bonus THR bisa digunakan hal-hal lain.

7. Melunasi hutang yang sebelumnya ada

Bonus THR bisa juga digunakan untuk alternatif melunasi hutang yang sebelumnya ada dan memiliki implikasi bunga yang besar . Mungkin untuk tahun ini anda harus menyisihkan sebagian bonus THR anda untuk memperkecil atau melunasi semua hutang-hutang anda sehingga anda tidak lagi terbelit pada hutang-hutang terutama hutang kartu kredit sehingga anda menjadi lebih tenang

8. Alternatif pembayaran regular Tahunan

Tanpa anda sadari ada saja dana-dana yang diperlukan untuk anda bayarkan setiap tahunnya seperti Pajak kendaraan bermotor ( PKB ) , Pajak Bumi dan Bangunan ( PBB ) , iuran premi asuransi tahunan dan yang lainnya. Terutama untuk di bulan agustus setiap tahunnya bagi anda yang sudah memiliki rumah atau tanah tentunya akan harus membayar PBB. Sebahagian Bonus THR bisa digunakan untuk dana tersebut.

9. Pengembangan diri

Jangan lupa untuk selalu meningkatkan diri sendiri . Jika selama ini anda selalu menggantungkan pelatihan dari tempat anda bekerja maka saatnya sekarang anda juga menyisihkan sebagian bonus THR anda untuk pengembangan diri. Terutama yang bisa membuat karir dan investasi anda semakin berkembang sehingga dana bonus THR yang anda sisakan untuk pengembangan karir tersebut akan balik lagi pada anda dengan peningkatan skill dan komunikasi sehingga bisa meningkatkan penghasilan anda kembali.
10. Modal Usaha

Anda seringkali mendengar jika ingin melakukan usaha butuh modal. Walaupun kata-kata itu belum tentu benar seratus persen namun demikian kata-kata tersebut ada benarnya juga. Contoh anda ingin membeli waralaba suatu produk makanan maka anda memerlukan dana untuk membeli dan menjalankan operasionalnya. Sebagian Bonus THR bisa juga ada sisakan untuk menumpuk modal anda jika anda ingin memiliki usaha. Tentu saja harapan anda kedepan ketika modal usaha tersebut sudah terpenuhi maka anda bisa menjalankan usaha tersebut dan mendapatkan passive income dari dana tersebut sehingga akan menambah pundi-pundi keuangan anda.

Posted by: andokokeuangan | July 13, 2013

Investasi pd Barang Seni

Ternyata Investasi Barang Seni Menjanjikan, Ini Caranya

Bisnis.com, JAKARTA – “The purpose of art is washing the dust of daily life off our souls.” Begitu sebuah kutipan dari seorang pelukis ternama beraliran kubisme Pablo Picasso. Seni, menurutnya, sebuah upaya pembersihan jiwa manusia.

Tidak berlebihan memang jika barang-barang seni seperti lukisan atau patung bernilai tinggi. Karena di dalam barang seni itu sendiri mengandung unsur estetika yang bisa membuat seseorang mencapai tingkat kepuasan batin si pemilik.

Benny Priyono, seorang investor barang seni, mengatakan awal mula ketertarikan terhadap lukisan saat dirinya mendapat tugas sewaktu kuliah di Amerika. Ketika itu, dia mendapat tugas membuat ulasan mengenai beberapa lukisan di Cleveland Museum of Art.

“Sejak itu, saya selalu terkagum dan mulai belajar untuk mengapresiasi lukisan yang dibuat oleh seniman-seniman luar atau pun dalam negeri,” ujarnya.

Jenis lukisan yang dia suka pada awalnya adalah beraliran realis. Akan tetapi seiring berjalannya waktu dan kerap bergaul dengan sejumlah pelaku seni, Benny lebih menyukai lukisan abstrak dan kontemporer. Meskipun demikian dia menyukai lukisan apapun dan tidak terpaku hanya dalam satu genre.

Pria yang juga berinvestasi di bidang tanah dan logam itu juga mengatakan terakhir membeli lukisan pada 2012 lalu. Beberapa lukisan yang sudah dikoleksi antara lain karya Nyoman Gunarsa, Men Sagan, J.B Iwan Sulistyo, Agapetus, Kristiandana, Bob Sick, Erica Hestu Wahyuni, Dipo Andy, Jumaldi Alfi, dan lainnya.

Menurutnya, awal membeli lukisan sebetulnya untuk mengisi hiasan rumah barunya di Jakarta. Namun, kebiasaan tersebut akhirnya menjadi koleksi pribadi yang cukup menjanjikan.

“Dan tidak menutup kemungkinan jika ada penawaran bagus, beberapa lukisan juga telah saya jual, ataupun kalo ada yang sudah bosan saya coba jual di balai lelang lukisan,” tuturnya.

Tisna Sanjaya, pelukis dan seniman instalasi asal Bandung, menuturkan tidak sedikit para pengusaha yang berinvestasi di bidang seni. Dia mengatakan sering berkomunikasi dengan beberapa pengusaha yang memiliki ketertarikan di bidang lukisan.

Bukan hanya mengoleksi saja, akan tetapi para pengusaha tersebut kerap aktif berdiskusi bahkan ikut mengkritisi beberapa karya lukis yang dinilainya menarik.

“Saya melihat postif ketika para pengusaha mau berinvestasi di bidang seni. Ketika seni dipandang hanya dimiliki oleh segelitir orang, ternyata kaum kelas menengah ini banyak yang serius terlibat,” ujarnya.

Tren kalangan menengah yang bierinvestasi di barang-barang seni rupanya bukan hanya di ranah koleksi saja. Tetapi jauh dari itu, para pengusaha tak sedikit yang aktif mendanai pertunjukan seni seperti performance art dan instalasi. Bagi Tisna, hal tersebut jauh lebih berharga bagi perkembangan seni di Indonesia.

Mohammad Andoko, President Director One Shildt Financial Planning, menuturkan investasi di bidang seni saat ini sudah menjadi gaya hidup. Hampir di berbagai ruang perkantoran, sambungnya, terdapat berbagai lukisan atau barang seni lainnya yang dipajang.

Dia mengatakan, kalangan menengah atau para pengusaha sudah banyak tertarik berinvestasi barang seni khususnya di lukisan. Andoko mencontohkan, seorang taipan properti asal Inggris David khalili yang memiliki kekayaan bersih sekitar US$1 miliar rela menginvestasikan uangnya sebanyak US$930 juta untuk barang seni.

Biasanya, sambung Andoko, yang menjadi incaran para taipan atau investor barang seni yaitu lukisan, guci, mobil antik, jam kuno, dan barang-barang lainnya. Namun, barang seni bergengsi saat ini yang masih diburu adalah lukisan.

Andoko menjelaskan, dari jenis investasi real asset seperti properti dan emas, para investor banyak tertarik di lukisan. Menurutnya, jenis investasi ini cukup menggiurkan seiring ketertarikan orang terhadap seni sudah mulai terbangun.

“Jika meminjam sebuah istilah, lukisan ini bisa diibaratkan semakin tua semakin beirisi. Lukisan itu semakin usianya tua, harganya semakin mahal, terutama jika cara perawatannya baik dan tentunya karya asli dari senimannya langsung,” katanya.

Bagi para investor, ada beberapa yang harus diperhatikan dalam berinvestasi di barang seni, khususnya lukisan. Pertama, langkah yang harus diperhatikan terlebih dahulu siapa pelukisnya, baru setelah itu bisa melihat penilaian dari kurator lukisan.

Kedua, para investor juga wajib mencari tahu keaslian lukisan, karena tidak sedikit lukisan yang dijual atau dipamerankan hasil repro. “Lakukan juga penawaran harga sebesar 50% dari yang ditawarkan. Setelah dibeli jangan dokumentasikan, buat jaga-jaga suatu hari jika lukisan dijual lagi ada sesuatu yang bisa bernilai tinggi.”

Bisnis.com

Posted by: andokokeuangan | November 8, 2012

Proyeksi Masa Depan

Perspektif waktu, jumlah waktu yang Anda pertimbangkan ketika merencanakan aktivitas harian Anda dan ketika mengambil keputusan penting dalam hidup Anda.

Perspektif waktu berkaitan dengan seberapa jauh Anda melakukan proyeksi ke masa depan pada saat Anda memutuskan apa yang akan Anda lakukan dan tidak Anda lakukan pada saat ini.

Salah satu perspektif waktu yang panjang adalah kebiasaan umum keluarga di Inggris untuk menyiapkan dana pendidikan, jelasnya untuk mendaftarkan anak mereka di Oxford atau Cambridge, segera setelah anak itu dilahirkan.

Pemikiran jangka panjang inilah yang membuat orang tua membuka rekening tabungan untuk anak-anak mereka yang masih kecil, guna memastikan anak mereka dapat masuk ke perguruan tinggi yang terbaik setelah lulus SMU jika mereka tidak berhasil mendapatkan beasiswa.

Menabung dan merencanakan masa depan adalah perspektif waktu yang panjang dalam bentuk tindakan.

Pasangan Muda yang mulai menyisihkan Rp. 250ribu setiap bulan untuk dana pendidikan sehingga anak mereka yang baru lahir kelak dapat kuliah di universitas pilihannya adalah pasangan yang memiliki perspektif waktu yang panjang.

Bagaimanakah dengan Anda?

Posted by: andokokeuangan | November 4, 2012

Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK)

Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) adalah Program Pensiun yang dapat diikuti oleh karyawan, baik secara kumpulan/perusahaan maupun perorangan.

Program Pensiun DPLK diperlukan sebagai fasilitas jaminan hari tua karyawan. Melalui program pensiun DPLK, keinginan karyawan untuk mewujudkan pensiun yang sejahtera lebih mudah dicapai.

Hal ini tentu saja dapat membantu perusahaan/pemberi kerja dalam meraih sukses tujuan bisnisnya karena kehadiran program ini dapat memacu loyalitas dan produktivitas karyawan dalam bekerja.

Keuntungan mengikuti Program Pensiun DPLK
1. Keuntungan Pemberi Kerja/Perusahaan :

A. Dapat melaksanakan program pensiun, tanpa mendirikan dana pensiun sendiri.

B. Iuran Perusahaan untuk karyawan dianggap sebagai biaya sehingga mengurangi Pajak Penghasilan Badan (PPh 25).

C. Besarnya iuran bersifat fleksibel, dapat disesuaikan dengan kondisi keuangan perusahaan/pemberi kerja

D. Menjadi daya tarik untuk mempertahankan dan merekrut karyawan berkualitas

2. Keuntungan Karyawan:

A. Iuran dibukukan langsung atas nama rekening karyawan.

B. Iuran karyawan menjadi faktor pengurang Pajak Penghasilan (PPh 21).

C. Iuran dapat dipotong langsung dari gaji karyawan.

D. Dapat memilih arahan investasi sesuai dengan keinginannya.

E. Memperoleh manfaat pensiun bulanan tetap di saat pensiun sehingga penghasilan bulanan/kesejahteraan hidup di hari tua terjamin.

F. Hasil investasi tidak dikenakan pajak.

Bagaimana Program Pensiun DPLK dapat dilaksanakan ?

Program Pensiun DPLK dapat dilaksanakan dengan membayar iuran/kontribusi kepesertaan.

Iuran/kontribusi DPLK diperoleh dengan cara 100% diberikan oleh karyawan, atau 100% dibayarkan oleh perusahaan, dan atau gabungan iuran/kontribusi dari karyawan dan perusahaan.

Besarnya iuran/kontribusi DPLK bersifat fleksibel, dapat disesuaikan dengan kemampuan perusahaan dan atau karyawan.

Posted by: andokokeuangan | October 16, 2012

Kiat Cerdas Gunakan Kartu Kredit

Kiat Cerdas Gunakan Kartu Kredit : Catatan dari TalkShow @CerdasKeuangan di MainStage Social Media Festival 14 Okt 2012

Kali ini kami berkesempatan tampil di Social Media Festival 14 Oktober 2012. Kolaborasi dengan BCA, di mainstage kami melangsungkan Talkshow dengan tema : Kiat Cerdas Menggunakan Kartu Kredit.

Kartu Kredit, bagi saya pribadi saya ibaratkan seperti pisau.

Ya, Pisau hanyalah sebuah alat atau benda saja, yang akan selalu setia melakukan apa yang diinginan pemiliknya.

Jika pisau digunakan oleh dokter untuk membantu pengobatan kesehatan seseorang, pasti pisau akan bermanfaat.

Akan tetapi jika pisau digunakan pembunuh untuk menikam seseorang maka pisau tersebut akan bermudharat.

Tak ubahnya dengan pisau yang hanya merupakan sebuah alat, kartu kreditpun begitu.

Kita harus pintar-pintar menggunakan kartu kredit agar dapat memaksimalkan manfaat dan meminimalkan mudharatnya.

Sampai sini siapa yang setuju? Lanjut ya..

Manfaat Utama Kartu Kredit

1. Menunda Cashflow, saat Anda harus membayar biaya pengobatan atau tiket pesawat dalam satu waktu, Anda dapat gunakan kartu kredit sebagai pengganti uang kas (dana talangan).

2. Kartu kredit dapat digunakan untuk mendapatkan kemudahan agar orang tidak harus membawa uang cash terlalu banyak ketika bepergian. Jadi dapat lebih aman karena menghindari riskiko kejahatan.

3. Kartu kredit dapat digunakan untuk administrasi pembayaran beberapa tagihan rutin bulanan dan pencatatan pengeluaran. Istilah kerennya : Kartu Kredit sebagai track expenses.

4. Saat pergi ke luar negeri Kartu Kredit dapat digunakan untuk situasi darurat, tapi harus juga punya dana darurat agar tidak menjadi beban.

5. Maksimalkan manfaat yang diberikan merchant dengan bijak.

Kesalahan yang sering terjadi pada penggunaan kartu kredit adalah :

Jangan menganggap Kartu Kredit sebagai sumber penghasilan, karena pada kenyatannya kartu kredit adalah dana talangan sementara yang harus segera dilunasi sebelum jatuh tempo.

Menggunakan kartu kredit tanpa ingat batas. Hal ini akan merepotkan, jika Anda tidak sanggup membayar seluruh jumlah tagihan kartu kredit.

Cara Cerdas Menggunakan Kartu Kredit :

1. Segera Bayar Seluruh Tagihan sebelum jatuh tempo sehingga dapat terhindar dari pengenaan biaya keterlambatan dan bunga tagihan. Kartu kredit sebaiknya dilunasi sekaligus agar tidak terkena kompensasi bunga karena saldo hutang tertunggak.

Disiplin dan segera melunasi adalah kunci menggunakan Kartu Kredit, jangan menunda pembayaran Kartu Kredit.

2. Miliki maksimal 2 kartu kredit jika memang Anda hanya memperoleh pendapatan dari satu sumber penghasilan. Jika penghasilan Anda mencukupi untuk membayar semua tagihan kartu kredit Anda, gak jadi masalah berapapun kartu kredit yang Anda punya.

3. Lapor ke Bank dan menghadap petugas Bank jika memang kenyataannya belum mampu melunasi tagihan kartu kredit. Jangan lari dari masalah, percayalah ahwa Bank akan memberikan win win solution untuk masalah yang Anda hadapi.

Fakta yang saya temukan, ada klien saya yang punya 20 kartu kredit dan itu menjadi masalah besar buatnya karena ia harus membayar semua tagihan dan pengeluaran menjadi tidak terkendali. Masalah utama yang timbul adalah kewalahan membayar tagihan yang tenggat waktunya berbeda beda antara tagihan kartu kredit yang satu dengan tagihan kartu kredit lainnya.

Oiya, kabarnya BI akan mengatur kepemilikan kartu kredit dan limit pinjaman pada tiap kartu kredit.

Dengan begitu diharapkan masyarakat dapat lebih memaksimalkan manfaat kartu kredit.

Salam

Posted by: andokokeuangan | October 16, 2012

Terapi Keuangan untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Terapi Keuangan diharapkan dapat mengubah persepsi lama dengan persepsi baru yang lebih baik tentang pengelolaan uang.

Perencanaan keuangan bukan sekedar bicara angka, pembenahan keuangan keluarga dimulai dari perubahan cara berpikir.

Umumnya, 80% gerakan yang kita lakukan sehari-hari merupakan gerakan yang diatur oleh pikiran bawah sadar.

Jika persepsi mengenai keuangan belum dibenahi, perencanaan keuangan keluarga juga akan terseok-seok.

Jika diibaratkan, terapi keuangan ini merupakan langkah ke nol sebelum membenahi keuangan. Dengan terapi keuangan sebagai langkah awal, karakter seseorang dapat lebih dikenali. 

Ada orang yang sadar bahwa berutang terlalu banyak itu membahayakan keuangan. Dia sudah bertekad hendak mengurangi utangnya. Bisa jadi upaya tersebut tidak berhasil karena alam bawah sadarnya menyatakan bahwa berutang itu nikmat dan menyenangkan.

Ada orang ingin nabung, selalu gagal karena alam bawah sadarnya selalu mengajak dia belanja. Tindakan yang ia lakukan:belanja.

Ada juga orang ingin anaknya dapat pendidikan bagus, tetapi ia hanya menabung jika ada sisa pendapatan. Pendapatan tidak akan pernah tersisa.

Ini akan menciptakan konflik sehingga sulit mencapai tujuan finansial.

“Kebiasaan di masa lalu yang sudah tertanam di dalam benak menjadi penentu tindakan alam bawah sadar kita.”

Sistem keyakinan yang sudah tertanam sejak kecil (belief system) akan terbawa  terus sampai seseorang dewasa.

Misalnya : ada anak yang uang jajannya selalu habis dan selalu minta tambahan kepada orangtuanya.

Proses yang dilakukan untuk mengubah pikiran bawah sadar ini adalah dengan cara memasukkan afirmasi secara berulang-ulang.

Peserta terapi keuangan diminta rileks dan diberikan sugesti yang baik tentang pengelolaan keuangan, juga visualisasi.

Memang tidak mudah mengubah kebiasaan atau persepsi yang sudah terbantuk bertahun-tahun.

“Dengan kemauan kuat dan terapi secara teratur, persepsi lama dapat hilang, persepsi baru  dan kebiasaan baru akan muncul.”

Persepsi baru yang baik tentang perencanaan keuangan membuat masa depan keuangan kita lebih cerah.

Terapi Keuangan membongkar kebiasaan lama menjadi lebih baik.

Disadur dari Kultwit tentang Terapi Keuangan oleh Mohamad Andoko
Twitter account: @AndokoCFP

Untuk selengkapnya bisa dilihat disini : chirpstory.com/li/15446

Older Posts »

Categories